Friday, March 22, 2013

LIST PORT PENTING YANG SERING DIGUNAKAN

Pengertian:
Dalam protokol jaringan TCP/IP, sebuah port adalah mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan program di dalam jaringan. Port dapat mengidentifikasikan aplikasi dan layanan yang menggunakan koneksi di dalam jaringan TCP/IP. Sehingga, port juga mengidentifikasikan sebuah proses tertentu di mana sebuah server dapat memberikan sebuah layanan kepada klien atau bagaimana sebuah klien dapat mengakses sebuah layanan yang ada dalam server. Port dapat dikenali dengan angka 16 bit  (dua byte) yang disebut dengan Port Number dan diklasifikasikan dengan jenis protokol transport apa yang digunakan, ke dalam Port TCP dan Port UDP. Karena memiliki angka 16-bit, maka total maksimum jumlah port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah 65536 buah.

Berikut list port penting:

Port 7 (echo): untuk perintah ping.

Port 9 (discard Dev/null): untuk meneruskan sesuatu yang bersifat sampah (dummy).

Port 11 (systat): untuk mencari informasi tentang user.

Port 13 (daytime Time and date system): untuk melihat sistem waktu dan tanggal serta lokasi komputer yang diakses.

Port 15 (netstat): untuk menampilkan informasi network.

Port 20 & 21 (FTP): untuk melakukan proses tranfer file, baik di jaringan lokal maupun di luar jaringan lokal.

Port 22 (ssh): untuk akses proses manipulasi data (encrypted tunnel), biasanya untuk keamanan akses login dan data.

Port 23 (telnet) untuk melakukan login secara under DOS ke PC, modem DSL, proxy atau router. Biasanya dilakukan dengan bantuan command promt atau dengan putty.

Port 25 (smtp) untuk melakukan proses pengiriman email.

Port 43 (whois): untuk mendapatkan info dari suatu host dan network.

Port 53 (DNS): untuk mencari info DNS.

Port 80 (http): untuk akses http, biasanya digunakan webserver, modem ADSL, mikrotik, router, AP, dsb.

Port 110 (pop): untuk jalur surat masuk/incoming email.

Port 443 (shttp): untuk akses http yang secure, dibuat untuk jalur keamanan akses webserver, seperti IPCOP, clearOS dan sebagainya.

Port 513 (rlogin): untuk melakukan remote login seperti remote desktop.

Port 514 (shell remote command): untuk akses perangkat jarak jauh (di luar jaringan).

Port 520 (route): untuk proses routing information protocol.

Port 69 (TFTP): untuk proses Trivial File Transfer Protocol (TFTP) atau transfer file dari PC ke perangkat atau PC server.

Port 1863 (MSN): untuk akses MSN Messenger

Port 5000-5001 (YM): untuk akses Yahoo Messenger pada voice chat

Port 5050 (YM): untuk akses Yahoo Messenger pada chat

Port 5100 (YM) : untuk akses Yahoo Messenger untuk webcam

Port 5190 (AIM): untuk proses AOL Instant Messenger

Port 1025-65535: untuk akses microsoft windows (biasanya digunakan untuk port forwading remote desktop)

Port 8291 (winbox): untuk akses mikrotik dengan winbox di luar jaringan, (port 80-nya juga harus diforward)

Port 3128 (proxy): biasanya digunakan untuk proxy server.

Port 8080 : biasanya port ini dibuat oleh perangkat modem ADSL, router dan sebagainya apabila port 80-nya dipakai untuk keperluan yang lain.

Port 5900 (VNC): untuk akses remote PC dengan VNC

Port 878 (IPCOP) port proxy IPCOP default (apabila dipasang add-on advance proxy)

Port 81 (https IPCOP): untuk secure login pada mesin IPCOP.

Info port selengkapnya ada disini:
http://www.iss.net/security_center/advice/Exploits/Ports/default.htm

Labels: , , ,

[TIPS & TRICK] Perbedaan Squid Dengan Lusca

Oke kali ini, sesuai judul, saya mau posting sdikit informasi, tentang Perbedaan Squid dan Lusca, Oke. Berikut kira-kira perbedaan berdasarkan beberapa jenis.

Berdasarkan Package nya, Perbedaannya adalah:


    lusca : menggunakan perl versi perl squid v.perl-5.12.3 Lusca perl-5.10.1.
    squid : menggunakan ldap  sedangkan lusca tidak menggunakan

Nah berdasarkan kelebihan dan kekurangannya:

    squid : Termnasuk masih bahan mentah kalau untuk cache proxy, belum di tunning dsb.
    Lusca : kalo buat cache lusca sudah berbentuk barang jadi artinya tinggal pakai langsung jalan, Atau bisa disebut juga versi modding dari squid itu sendiri

Sedikit informasi saja, mungkin dari sobat ada yang ingin menambahkan, silahkan postkan di komentar di bawah ini. Terima Kasih. Semoga Bermanfaat.

Sumber: MR-EKOAPRIADI - http://mr-ekoapriadi.blogspot.com/2013/02/perbedaan-squid-dengan-lusca.html#ixzz2OG6izPv1

Labels: , ,

[TANYA JAWAB] Instalasi Squid + Lusca dan Konfigurasinya Sumber: MR-EKOAPRIADI - http://mr-ekoapriadi.blogspot.com/2013/02/instalasi-squid-lusca-dan-konfigurasinya.html#ixzz2OG6DMous



Squid LUSCA adalah squid yang mampu menyimpan cache video selain menyimpan cache web biasa. Setelah anda menginstal ubuntu server, langkah selanjutnya adalah dengan mengupgrade ubuntu kita dan menginstal squid+LUSCA.

Setelah login ke ubuntu server dengan memakai hak akses login dan pasword admin anda, kita masuk ke direktori root dengan mengetikan :

#sudo su

kemudian masukan kembali username dan pasword anda. setelah masuk ke root directori, selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut dengan mengetikan di console ubuntu anda.

# sudo apt-get update
# sudo apt-get install squid
# sudo apt-get install squid squidclient squid-cgi
# sudo apt-get install gcc
# sudo apt-get install build-essential
# sudo apt-get install sharutils
# sudo apt-get install ccze
# sudo apt-get install libzip-dev
# sudo apt-get install automake1.9

Mungkin membutuhkan banyak waktu sampai update dan proses instal diatas selesai, dan tergantung kecepatan internet anda.
Setelah proses selesai kemudian download LUSCA dengan cara mengetikan di console ubuntu anda :

#wget http://lusca-cache.googlecode.com/files/LUSCA_HEAD-r14756.tar.gz

Extract LUSCA yang telah di download tadi :

#tar xvf LUSCA_HEAD-r14756.tar.gz

Masuk ke direktori LUSCA :

#cd LUSCA_HEAD-r14756

Sebelum mengompile LUSCA, lakukan perintah dibawah ini :

#./bootstrap.sh

Mengompile LUSCA, copas perintah dibawah ini :

./configure --prefix=/usr --exec_prefix=/usr --bindir=/usr/sbin --sbindir=/usr/sbin --libexecdir=/usr/lib/squid
--sysconfdir=/etc/squid \
--localstatedir=/var/spool/squid --datadir=/usr/share/squid --enable-http-gzip --enable-async-io=24 --with-aufs-threads=24
--with-pthreads --enable-storeio=aufs \
--enable-linux-netfilter --enable-arp-acl --enable-epoll --enable-removal-policies=heap --with-aio --with-dl --enable-snmp \
--enable-delay-pools --enable-htcp --enable-cache-digests --disable-unlinkd --enable-large-cache-files --with-large-files \
--enable-err-languages=English --enable-default-err-language=English --with-maxfd=65536

Setelah proses compile selesai, lakukan peritah dibawah :

# make
# make install

Setelah proses diatas selesai, berarti anda sudah berhasil menginstal squid+LUSCA di ubuntu server anda. tetapi sebelum mengaktifkan squid lusca anda, ada hal-hal yang harus di edit:

1. Copy squid.conf dan storeurl.pl ke folder /etc/squid dalam ubuntu server anda.
2. Edit squid.conf dan sesuaikan dengan jaringan anda
3. edit Aufs di file squid.conf anda

Dalam mengupload atau mengcopikan file squid.conf dan mengeditnya, ada berbagai cara diantaranya yaitu dengan cara remote ubuntu kita dengan memakai winscp dan putty. Supaya file-file dalam folder /etc/squid di ubuntu anda bisa di copas dan di edit, kita harus memberikan permission dulu pada folder dan file tersebut stop dulu squid anda dengan cara :

#sudo /etc/init.d/squid stop

Berikan permision pada folder dan file di /etc/squid :

#chmod 777 /etc/squid
#chmod 777 /etc/squid/squid.conf
#chmod 777 /etc/squid/storeurl.pl

Selanjutnya copas file-file yang dibutuhkan yang telah di download tadi kedalam folder /etc/squid yang ada didalam ubuntu server anda kemudian edit squid.conf dan sesuaikan dengan jaringan anda. Jangan lupa edit juga aufs yang ada di squid.conf. perhitungan ufs disesuaikan dengan besarnya ukuran masing-masing cache yang anda gunakan. cara perhitungan aufs adalah :

(((x / y) / 256) / 256) * 2
x=besarnya partisi untuk /cache dalam KB
z=Number of directories per first level directory

Contoh :

Apabila cache kita berukuran 30Gb=30000000Kb
30,000,000 / 13 = 2307692.3 / 256 = 19014.5 / 256 = 35.2 * 2 = 70
Jadi angka buat L1nya adalah 70. berarti setingan aufs pada squid.conf anda adalah :

cache_dir aufs 30000 70 256

Setelah selesai mengedit squid.conf langkah selanjutnya adalah memberikan permission kepada partisi hardisk cache yang kita pakai, yaitu dengan cara:

#chown proxy:proxy /cache1
#chown proxy:proxy /cache2
#chown proxy:proxy /cache3
#chown proxy:proxy /var/log/squid/access.log
#chown proxy:proxy /etc/squid/storeurl.pl
#chmod 777 /cache1
#chmod 777 /cache2
#chmod 777 /cache3
#squid -f /etc/squid/squid.conf –z

Restart squid ada

#sudo /etc/init.d/squid restart

Kemudian PC sobat :

#reboot

Selesai, dan dilahkan sobat coba browse ke http://www.speedtest.net . Terimakasih.
Sumber : Berbagai sumber (www.google.com)


Sumber: MR-EKOAPRIADI - http://mr-ekoapriadi.blogspot.com/2013/02/instalasi-squid-lusca-dan-konfigurasinya.html#ixzz2OG5xxgFD

Labels: , , ,